Langsung ke konten utama

Tau Gak? Komposisinya Cairan dan Elektrolit ?



Keseimbangan cairan dan elektrolit merupakan fisiologis tubuh dalam mempertahankan keadaan hemoestatis.
Hemoestatis adalah semua yang mengenai fungsi tubuh dalam kondisi normal.
Cairan tubuh adalah cairan yang komposisinya terdiri dari air (pelarut) dan zat zat tertentu (zat terlarut), sedangkan Elektrolit adalah zat kimia yang menghasilkan partikel2 bermuatan listrik (ion) jika berada dalam larutan.


Garam yang terurai menjadi 1 atau lebih partikel bermuatan, menjadi ion/elektrolit. Kation adalah ion bermuatan positif sedang Anion ion yang bermuatan negatif. 
Dalam mempertahankan keseimbangan dan hemoestatis tubuh melibatkan komposisi cairan dan elektrolit sebagai perpindahan cairan tubuh. lalu? apa aja komposisi dalam cairan dan elektrolit tubuh?

CAIRAN TUBUH DIBAGI MENJADI 2 KELOMPOK BESAR YAITU :
- Intraseluler (didalam sel)
- Ekstraseluler (diluar sel) terdiri dari 3 bagian yaitu (cairan intavaskuler/plasma, cairan interstitial dan transeluler)



Cairan Intravaskuler (plasma) adalah cairan yang berada dalam sistem vaskuler (peredaran darah), cairan interstitial adalah cairan yang berada diantara sel tubuh, cairan transeluler adalah cairan sekresi seperti pada serebrospinal, intraokuler, dan sekresi saluran cerna.

ELEKTROLIT.
Zat yang terlarut dalam larutan dan memiliki muatan listrik disebut elektrolit, yaitu (Natrium/Na+, Kalsium/Ca++, Kalium/K+, Magnesium/Mg++, Klorida/CI-, Bikarbonat/HPO42-, Sulfat/SO42-). 



Konsentrasi elektrolit berbeda satu bagian dengan bagian lainnya, namun meskipun bervariasi hukum netralitas listrik menyatakan jumlah muatan negatif harus sama dengan jumlah muatan positif !.
Komposisi elektrolit pada masing masing kompartement :




Referensi :
Guyton, A. Kompartemen Cairan Tubuh: Cairan Ekstraseluler dan Intraseluler.
_________Dalam: Buku ajar Fisiologi Kedokteran edisi 9. Jakarta: EGC; 1997. hal 375-7.

Banyak dibaca

Obsessive Compulsive Disorder?

Apa itu Obsessive Compulsive Disorder?
Apa Penyebab Obsessive Compulsive Disorder?
Bagaimana Cara Menangani Obsessive Compulsive Disorder?

Pernahkah kamu melihat atau kamu sendiri yang melakukan pekerjaan secara berulang-ulang tanpa alasan yang jelas? misalnya, mencuci tangan berulang-ulang, membuka dan menutup pintu/jendela secara berulang-ulang, bolak balik kekamar mandi tanpa alasan, mengikat tali sepatu bahkan dalam hal sekecil apapun? perlu dicurigai bahwa orang tsb mempunyai gangguan psikologis atau OCD/Obsessive Compulsive Disorder.

Apa itu Obsessive Compulsive Disorder?
Obsesi adalah dorongan, ide-ide yang tidak diinginkan sedangkan kompulsif adalah sesuatu yang dilakukan berulang baik yang terlihat atau secara mental/pikiran. Pada orang yang mempunyai gangguan OCD mereka menyadari bahwa perbuatan yang mereka lakukan tidak normal dan mereka sulit menjelaskan mengapa mereka melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan secara berulang kali. Apa yang mereka lakukan sebenarnya bukan …

Homeostatis? Homeodinamis?

Homeostatis - Homeodinamis. Ya, sekilas hampir mirip namun tak sama. Keduanya bagai pasangan yang tak terpisahkan ! ehhk

Tidak disadari regulasi yang berputar dalam kita terjadi terus menerus tanpa berhenti atau beristirahat, jantung berdenyut sesuai tugasnya, aliran darah mengalir berputar memberikan semua yang diperlukan oleh tubuh kita. Begitu pula dengan ruang lingkup keseharian dengan lingkungan, bekerja, berkomunikasi, berjalan, merasa lelah, sakit, sehat. Semuanya terulang dan berulang.

Begitulah hidup, yang penting disyukuri, hehe.. !
HOMEOSTATIS? Homeo "sama", Statis "berdiri" > Homeostatis - keseimbangan > pengaturan fisiologis tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dalam berbagai kondisi yang dialami.
homeostatis terjadi melalui 4 cara. Peraturan diri (self regulation) - Pengaturan fungsi organ tubuh pada orang sehat => terjadi otomatisKompensasi - Pada saat tubuh mengalami ancaman maka sebagai kompensasi pupil akan mengecil untuk meningkatkan persep…
Copyright Nersyncron | Powered by Blogger