Langsung ke konten utama

Homeostatis? Homeodinamis?


Homeostatis - Homeodinamis. Ya, sekilas hampir mirip namun tak sama. Keduanya bagai pasangan yang tak terpisahkan ! ehhk

Tidak disadari regulasi yang berputar dalam kita terjadi terus menerus tanpa berhenti atau beristirahat, jantung berdenyut sesuai tugasnya, aliran darah mengalir berputar memberikan semua yang diperlukan oleh tubuh kita. Begitu pula dengan ruang lingkup keseharian dengan lingkungan, bekerja, berkomunikasi, berjalan, merasa lelah, sakit, sehat. Semuanya terulang dan berulang.

Begitulah hidup, yang penting disyukuri, hehe.. !

HOMEOSTATIS?
Homeo "sama", Statis "berdiri" > Homeostatis - keseimbangan > pengaturan fisiologis tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dalam berbagai kondisi yang dialami.

homeostatis terjadi melalui 4 cara.
  1. Peraturan diri (self regulation) - Pengaturan fungsi organ tubuh pada orang sehat => terjadi otomatis
  2. Kompensasi - Pada saat tubuh mengalami ancaman maka sebagai kompensasi pupil akan mengecil untuk meningkatkan persepsi visual
  3. Umpan balik negatif - Pada saat tekanan darah meningkat akan meningkatkan baroseptor => dalam keadaan abnormal, tubuh melakukan umpan balik untuk menyeimbangkan kondisi yang terjadi. 
  4. Umpan balik positif - Peningkatakan denyut jantung membawa Oksigen (O2) ketika dalam kondisi kekurangan O2/Hipoksia 
Persepsi visual = penglihatan
Pertahanan internal tubuh meliputi (Suhu, Volume dan tekanan cairan, Konsentrasi O2 dan CO2, Ph, Konsentrasi molekul nutrisi, garam dan elektrolit, Konsentrasi zat sisa, Konsentrasi cairan).
Pada psikologis? 
merupakan keseimbangan emosional dan mental yang didapat bisa dari pengalaman hidup, interaksi sosial, dll, serta dipengaruhi oleh kultur dan norma masyarakat. contohnya, tertawa, menangis, berteriak, memukul.

HOMEODINAMIS?
Tentu tidak asing ketika mendengar hemodinamik kehidupan, hiruk pikuknya hemodinamika kehidupan. ya benar, hemodinamik merupakan pertukaran energi manusia dengan lingkungan sekitarnya dalam beradaptasi, berinteraksi, agar dapat mempertahankan hidupnya.

Rogert membuat teori tentang prinsip hemodinamik.
  1. Prinsip integralitas - Prinsip ini antara manusia dan lingkungan, proses kehidupan yang berputar menerus karena ada interaksi manusia dan lingkungan yang saling mempengaruhi.
  2. Prinsip resonansi - Kehidupan manusia seperti nada, selalu berirama dan frekuensinya berbeda-beda karena manusia memiliki pengalaman, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda-beda.
  3. Prinsip helicy - Perubahan dalam kehidupan manusia berlangsung secara perlahan, terdapat hubungan manusia dan lingkungan.
  


Referensi.
Niven Neil.2003. Psikologi Kesehatan Pengantar untuk Perawat dan Profesional kesehatan Lain, edisi 2.Jakarta .EGC._______________________
Suseno, Tutu April. 2004. Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia: Kehilangan, Kematian dan Berduka dan Proses keperawatan. Jakarta: Sagung Seto._______________________



Banyak dibaca

Tau Gak? Komposisinya Cairan dan Elektrolit ?

Keseimbangan cairan dan elektrolit merupakan fisiologis tubuh dalam mempertahankan keadaan hemoestatis.
Hemoestatis adalah semua yang mengenai fungsi tubuh dalam kondisi normal.Cairan tubuh adalah cairan yang komposisinya terdiri dari air (pelarut) dan zat zat tertentu (zat terlarut), sedangkan Elektrolit adalah zat kimia yang menghasilkan partikel2 bermuatan listrik (ion) jika berada dalam larutan.


Garam yang terurai menjadi 1 atau lebih partikel bermuatan, menjadi ion/elektrolit. Kation adalah ion bermuatan positif sedang Anion ion yang bermuatan negatif.  Dalam mempertahankan keseimbangan dan hemoestatis tubuh melibatkan komposisi cairan dan elektrolit sebagai perpindahan cairan tubuh. lalu? apa aja komposisi dalam cairan dan elektrolit tubuh?
CAIRAN TUBUH DIBAGI MENJADI 2 KELOMPOK BESAR YAITU :
- Intraseluler (didalam sel) - Ekstraseluler (diluar sel) terdiri dari 3 bagian yaitu (cairan intavaskuler/plasma, cairan interstitial dan transeluler)



Cairan Intravaskuler (plasma) adalah cair…

Obsessive Compulsive Disorder?

Apa itu Obsessive Compulsive Disorder?
Apa Penyebab Obsessive Compulsive Disorder?
Bagaimana Cara Menangani Obsessive Compulsive Disorder?

Pernahkah kamu melihat atau kamu sendiri yang melakukan pekerjaan secara berulang-ulang tanpa alasan yang jelas? misalnya, mencuci tangan berulang-ulang, membuka dan menutup pintu/jendela secara berulang-ulang, bolak balik kekamar mandi tanpa alasan, mengikat tali sepatu bahkan dalam hal sekecil apapun? perlu dicurigai bahwa orang tsb mempunyai gangguan psikologis atau OCD/Obsessive Compulsive Disorder.

Apa itu Obsessive Compulsive Disorder?
Obsesi adalah dorongan, ide-ide yang tidak diinginkan sedangkan kompulsif adalah sesuatu yang dilakukan berulang baik yang terlihat atau secara mental/pikiran. Pada orang yang mempunyai gangguan OCD mereka menyadari bahwa perbuatan yang mereka lakukan tidak normal dan mereka sulit menjelaskan mengapa mereka melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan secara berulang kali. Apa yang mereka lakukan sebenarnya bukan …
Copyright Nersyncron | Powered by Blogger